+86 150-5146-1613
>

Rumah / Berita / Berita Industri / Apa perbedaan efisiensi pembersihan antara berbagai bahan Clean Swab?

Berita Industri

Apa perbedaan efisiensi pembersihan antara berbagai bahan Clean Swab?

Bersihkan Usap Perbedaan Efisiensi Pembersihan antara Berbagai Bahan

1. Penyeka Kapas Memiliki Tingkat Penyerapan dan Pemulihan Tertinggi: Eksperimen menunjukkan bahwa penyeka kapas memiliki kinerja terbaik dalam menyerap cairan dan melepaskan residu, dengan tingkat pemulihan melebihi 70%, jauh lebih tinggi dibandingkan bahan seperti poliester dan nilon.
2. Kemampuan Dekontaminasi Mekanis dari Penyeka Poliester/Nilon: Penyeka poliester dan nilon memiliki struktur serat yang lebih padat, sehingga cocok untuk pembersihan mekanis pada permukaan logam halus. Namun, kemampuan mereka untuk menyerap residu relatif lemah, dengan tingkat pemulihan biasanya sekitar 20% –30%.
3. Keunggulan Khusus Penyeka Busa/Busa Makro: Untuk tugas pembersihan yang memerlukan area luas dan residu rendah, penyeka busa makro dapat dengan cepat menutupi permukaan, namun dapat dengan mudah meninggalkan residu serat saat melakukan pengambilan sampel dengan presisi tinggi. 4. Keunggulan Perusahaan: Suzhou Jujie Electron Co., Ltd. menggunakan 48 jalur produksi tenun, pembersihan, dan pembentukan yang sepenuhnya otomatis, memungkinkan kontrol yang tepat terhadap kepadatan serat kapas dan perawatan permukaan. Hal ini memastikan bahwa setiap penyerapan air dan kinerja bebas serat Clean Swab memenuhi persyaratan ultra-bersih ISO Kelas 5/6, sehingga mencapai efisiensi pembersihan optimal pada berbagai bahan.

Bagaimana Cara Menggunakan Penyeka Bersih untuk Pengambilan Sampel Selama Validasi Pembersihan (CIP)?

Poin-Poin Penting dalam Penggunaan Penyeka Bersih untuk Pengambilan Sampel Selama Validasi Pembersihan (CIP)

1. Pembasahan Sebelum Pengambilan Sampel: Penelitian telah menunjukkan bahwa penyeka kapas yang telah dibasahi sebelumnya (terutama katun atau poliester) memiliki tingkat pemulihan sekitar tiga kali lebih tinggi dibandingkan penyeka kering. Direkomendasikan agar kapas dibasahi dengan deterjen netral 0,1% sebelum pengambilan sampel selama validasi CIP.
2. Area Pengambilan Sampel dan Templat Standar: Untuk menghindari kesalahan estimasi area, digunakan templat persegi panjang berukuran 25cm², dengan mempertahankan sedikit tekanan tekukan selama setiap pengambilan sampel. Hal ini secara signifikan mengurangi kesalahan pengambilan sampel dan meningkatkan keandalan pengujian TOC.
3. Koreksi untuk Pengaruh Multi-Faktor: Kesalahan pengambilan sampel terutama berasal dari faktor-faktor seperti analis, kekasaran permukaan, dan konsentrasi sisa. Disarankan untuk memasukkan simulasi Monte-Carlo ke dalam rencana validasi untuk memperkirakan kesalahan dan menetapkan batas penerimaan yang wajar (LOD) berdasarkan hasil eksperimen.
4. Dukungan Teknis Suzhou Jujie: Perusahaan ini dilengkapi dengan peralatan pengujian canggih seperti spektrometer inframerah dan penghitung partikel cair, yang memungkinkan penilaian cepat di lokasi terhadap tingkat residu pasca pengambilan sampel. Jalur produksi otomatis yang menggunakan pemotongan laser dan ultrasonik memastikan ukuran dan kualitas bahan yang konsisten untuk setiap Clean Swab, sehingga meningkatkan kemampuan pengulangan validasi CIP.

Temukan solusi khusus untuk produk anti-statis bebas debu?
Lihat lebih banyak